Advertisement

Melihat Keelokan 7 Puncak Gunung dari Menara Langit Ketep Pass

Media Digital
Jum'at, 10 Maret 2023 - 15:07 WIB
Arief Junianto
Melihat Keelokan 7 Puncak Gunung dari Menara Langit Ketep Pass Launching Menara Langit Ketep Pass, Jumat (10/3/2023). - Istimewa

Advertisement

MAGELANG — Wahana wisata yang ditunggu-tunggu wisatawan di Kabupaten Magelang akhirnya dibuka. Menara Langit di Ketep Pass, Sawangan resmi di-launching pada Jumat (10/3/2023). Wahana ini menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam tujuh Gunung di sekitar Magelang. 

Menara Langit yang menjadi ikon baru Ketep Pass ini akan menjadi gardu pandang yang bisa melihat tujuh gunung dalam 360 derajat, yaitu Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, Sumbing, Gunung Prau, Telomoyo, Andong, serta terlihat Gunung Tidar.

Advertisement

"Menara Langit ini adalah wahana yang ditunggu wisatawan, wahana baru yang mewakili ikon Ketep Pass. Sebuah menara yang dalam satu titik bisa menikmati keindahan tujuh gunung," kata Direktur Utama (Dirut) Daya Tarik Wisata Ketep Pass Kabupaten Magelang, Mul Budi Santoso, di sela-sela launching Menara Langit, Jumat.

BACA JUGA: Ketep Pass Rancang Sky Walk Menuju Gardu Pandang

Wahana yang memiliki dua tingkat ini secara teknis bisa menampung hingga 150 orang. Namun, guna memberi kenyamanan pada wisatawan, pengunjung akan dibatasi maksimal 80 orang dalam satu waktu. 

Saat ini, pengelola masih menerapkan promo tarif masuk Menara Langit yaitu Rp9.000 per orang, sudah termasuk tiket masuk Volcanoe Theater. Tarif tersebut di luar tiket masuk Ketep Pass sebesar Rp10.500 di hari biasa dan Rp12.500 di akhir pekan atau hari libur.

"Wisatawan yang ingin menikmati pemandangan terbaik, sebaiknya datang jam 8.00 WIB sampai jam 11.00 WIB. Selain itu, sore jam 15.30 WIB -16.30 WIB menjadi waktu terbaik menikmati sunset dari Menara Langit," kata Mul Budi Santoso yang akrab disapa Bodrek tersebut.

Menara Langit ini juga bisa menjadi sarana mitigasi pengamatan Gunung Merapi. Meski demikian, Bodrek memastikan Ketep Pass yang berada di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur ini aman dan berjarak 9,5 km dari Puncak Gunung Merapi

Dia berharap adanya Menara Langit ini menambah kunjungan wisata bukan hanya di Ketep Pass tetapi juga di destinasi wisata sekitarnya. Saat ini sejumlah fasilitas wisata yang ada di Ketep Pass yaitu Museum Vulkanologi, bioskop mini, teropong, pelataran Pancaarga, gardu pandang dan restoran.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein mengungkapkan pembangunan Menara Langit merupakan bagian dari penataan DTW Ketep Pass, dengan dana alokasi khusus fisik pada bidang pariwisata 2022 sebesar Rp3,6 miliar. 

"Menara Langit menjadi upaya mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur, memberikan tambahan referensi wisatawan berbasis alam dan buatan yang diharapkan menjadi daya tarik penyangga Borobudur. Serta diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan PAD Kabupaten Magelang," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto saat membacakan sambutan Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan Pemkab Magelang berupaya terus memngembangkan sektor pariwisata sebagai upaya menuju peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah.

"Keberadaan objek wisata ini mampu menjadi salah satu dorongan bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat, melibatkan masyarakat sekitar dalam proses bisnis dan pengelolaan objek wisata secara berkesinambungan," katanya.

Dia berharap launching Menara Langit ini bisa dimanfaatkan untuk menarik pengunjung yang ingin merasakan sensasi berwisata. Dengan adanya tambahan destinasi wisata ini akan menjadi pengungkit wisatawan dan penggerak roda ekonomi masyarakat sehingga ekonomi bergerak dan meningkat. (Adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Jadwal Layanan SIM di Sleman, Sabtu 15 Juni 2024, Cek di Sini

Sleman
| Sabtu, 15 Juni 2024, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Batasi Konsumsi Kafein Agar Kualitas Tidur Meningkat

Lifestyle
| Jum'at, 14 Juni 2024, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement