Advertisement
Unik, Bukit Ini Punya Nama yang Sangat Panjang Hingga 85 Karakter
Bukit di Selandia Baru punya nama terpanjang di dunia. - newzealand.com
Advertisement
Harianjogja.com, PORANGAHAU—Berbagai tempat di dunia memiliki keunikan yang berbeda-beda. Salah satunya, punya nama yang sangat panjang hingga sulit dieja.
Sebuah bukit di dekat Porangahau, Selandia Baru memecahkan rekor sebagai tempat dengan nama terpanjang di dunia. Pasalnya, bukit sederhana itu dikenal sebagai "Taumata whakatangi hangakoauau o tamatea turi pukakapiki maunga horo nuku pokai whenua kitanatahu".
Advertisement
Nama yang sangat panjang dengan 85 karakter itu jika diterjemahkan maka artinya, "tempat Tamatea, pria dengan lutut besar, yang meluncur, memanjat dan gunung yang ditelan, yang dikenal sebagai 'landeater', memainkan serulingnya untuk kekasihnya."
Meski nama resminya panjang, namun penduduk setempat cukup menyebutnya sebagai Bukit Taumata.
Melansir New Zealand, Tamatea merupakan nama seorang kepala suku dan pejuang yang terkenal di negara itu.
Menurut cerita warga setempat, pada suatu hari saat melakukan perjalanan melalui Porangahau, dia bertemu dengan suku lain dan harus melawan mereka untuk melewatinya. Selama pertarungan, saudara laki-lakinya terbunuh. Tamatea sangat berduka atas kehilangan saudaranya sehingga dia tinggal di lokasi pertempuran selama beberapa hari. Setiap pagi dia akan duduk di atas bukit dan memainkan ratapan dari koauau atau seruling suku Maori. Kisah ini yang akhirnya melatarbelakangi penamaan bukit itu.
Jika Anda ingin berkunjung ke bukit dengan nama unik itu, Anda perlu berkendara ke selatan dari Waipukurau sekitar 55 kilometer, lalu belok kanan ke Jalan Wimbledon. Di sana, ada sebuah tanda yang menampilkan nama bukit yang terletak sekitar lima kilometer di sepanjang jalan ini.
Meski demikian, jangan asal ambil foto. Sebab, bukit itu sebenarnya berada di tanah pribadi. Jadi diperlukan izin untuk Anda masuk dan foto-foto di tanda nama jalan di bukit dengan nama terpanjang itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Advertisement
Wacana Batas Usia Medsos Picu Kekhawatiran Baru, Ini Kata Pakar
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






