Tingkatkan Kunjungan, Pemkot Solo Promosikan Wisata ke Gunungkidul
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Salah satu pelanggan sedang memilih daging di Indoguna Meatshop & Grocery, Selasa (05/03/2024)./Harian Jogja-Anisatul Umah
JOGJA—Menu masakan western dan daging berkualitas premium tak dapat dipisahkan. Terlebih, masakan western kini sudah mulai banyak digemari masyarakat, tak terkecuali di Jogja.
Itulah sebabnya, PT Indoguna Utama, importir daging sapi yang berkantor di Jakarta memperluas sayap bisnisnya. Di Jogja, hadirnya Indoguna Meatshop & Grocery memang diharapkan bisa menjadi salah satu pilihan bagi para penyuka makanan berbahan daging impor dengan kualitas premium.
“Meski sebenarnya tidak hanya daging, kami juga menyediakan kebutuhan lainnya, seperti bumbu-bumbu hingga sayuran,” kata Supervisor Meatshop Grocery dan R&B Grill Yogyakarta, Elisabeth Shita Lismawati kepada Harian Jogja, Selasa (5/3).
Sebagai importir, kata dia, Indoguna Meatshop & Grocery yang berlokasi di Jl. R.W. Monginsidi No.37, Karangwaru, Kemantren Tegalrejo, Kota Jogja tersebut mulanya memang fokus pada produk daging premium impor.
“Tetapi makin ke sini, kami terus berkembang. Kami juga menyasar produk premium UMKM dan sayuran dari petani lokal. Pokoknya, bagi yang ingin memasak makanan western berbagai bumbu sudah tersedia lengkap di sini. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri hanya untuk dapat bahan atau makan menu-menu western,” ucap Elisabeth.
Dia menjelaskan, daging premium yang dijual Indoguna Meatshop Grocery memang dikeal lebih juicy. Hal ini tak lepas dengan kontrol ketat pada pola peternakan sapi, mulai dari makanan hingga perawatannya.
Sementara untuk sayuran yang juga berkelas premium, dia mengaku memasoknya dari petani di Kaliurang, Sleman.
Selama ini, kata dia, pelanggan Indoguna Meatshop & Grocery tak hanya dari kalangan perorangan, tetapi juga banyak dari restoran dan hotel, khususnya yang menyediakan menu western, datang berkulakan bahan baku.
"Produk kami, dipasok Amerika Serikat dan Australia. Customer kami bilang, di Jogja yang rasanya paling sama dengan luar negeri ya di sini. Bule-bule yang datang ke sini mengatakan kualitasnya sama," ucap Elisabeth.
BACA JUGA: Menekan Impor Daging Sapi, Indonesia Fokuskan Pengembangan Ternak di Tiga Wilayah
“Jadi, bagi Anda yang ingin makan menu western berbahan baku daging premium impor, langsung saja datang ke Indoguna Meatshop & Grocery. Tinggal memilih daging di showcase dan membayar Rp50.000 untuk cooking charge, Anda bisa makan lengkap dengan kentang, sayur, saus,” kata dia.
“Sementara bagi Anda yang malas keluar rumah bisa membelinya secara online melalui layanan Whatsapp di 08112961101 dari pukul 07.00 WIB-19.00 WIB. Untuk delivery, kami sarankan customer pesan Go Send sendiri, atau minta kami siapkan dan datang langsung ambil juga bisa.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.