Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 30 Oktober, Berangkat dari Palur
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
Salah satu varian Javanesse Ice Cream yang dijajakan di ajang Pameran Potensi Daerah 2018 Lapangan Denggung, Sleman, belum lama ini. /Ist- Dok panitia
Harianjogja.com, SLEMAN—Banyak ibu yang mengeluhkan sulitnya anak-anak mengonsumsi sayur. Hal inilah yang mendorong Hayati dan Dyah Ayu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Ratu Mulyo, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, memproduksi Javanese Ice Cream.
Berbeda dengan es krim pada umumnya, Javanese Ice Cream berbahan dasar beragam sayuran yang bernilai gizi tinggi.
Meski baru diproduksi dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, Hayati mengaku kewalahan memenuhi pesanan konsumen. Dengan harga Rp3.000, es krim yang memiliki nilai gizi tinggi sangat laris. Pada Pameran Potensi Daerah (PPD) 2018 yang digelar di Lapangan Denggung Sleman, Hayati dan Dyah Ayu harus mengirim 50-100 wadah setiap dua hari sekali.
“Sambutan masyarakat cukup baik, karena selama ini anak-anak sulit mengonsumsi sayur sehingga dengan adanya es krim sayur ini cukup membantu mencukupi kebutuhan sayur dan buah bagi anak-anak,” kata Hayati dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (19/7/2018).
Javanese Ice Cream tersedia dalam berbagai rasa seperti daun pegagan, kelor, daun katuk, teh hijau, edamame, ubi ungu, kunir asam, jahe, tape ketan, kelapa muda, kopi dan cokelat. Dalam produksinya, Hayati mengaku tidak menggunakan pemanis buatan dan zat pengawet.
Rasa sayur juga dihasilkan dari sayuran segar dan tidak menggunakan perasa pabrikan untuk menjaga kualitas. Meski tidak menggunakan bahan pengawet, es krim ini bisa tahan hingga tujuh hari setelah diproduksi sepanjang disimpan dalam freezer.
“Kami hanya menggunakan sayur dan susu sapi segar yang kami ambil langsung dari petani. Selain lebih segar, harganya juga lebih terjangkau,” kata Hayati.
Saat ini Javanese Ice Cream bisa dibeli di area Pameran Potensi Daerah yang berlangsung hingga Sabtu (21/7/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.
Pengacara Irjen Ahrie Sonta memastikan kliennya kooperatif dalam kasus dugaan penyadapan Presiden yang turut menyeret eks Kapolri Listyo Sigit.
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Rakernas SPS 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis, termasuk penetapan Lampung sebagai tuan rumah Kongres SPS pada Juni 2027.
BPS DIY mencatat pekerja informal mencapai 55,14% pada Agustus 2026, naik 1,17 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.