Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Keindahan Curug Muncar, Purworejo, Jawa Tengah./Instagram @aminsyahlevi
Harianjogja.com, PURWOREJO--Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memiliki sejumlah destinasi air terjun yang indah. Masing-masing menawarkan pesona keindahan yang berbeda-beda, salah satunya ialah Curug Muncar.
Curug Muncar adalah salah satu air terjun yang memikat wisatawan untuk mendatangi Purworejo. Lokasinya berada di Dusun Kalibang, Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Purworejo.
Warga Kalibang menyebutnya Muncar karena berasal dari kata mancur. Sebab, air terjun ini menyerupai pancuran air yang jatuh dari ketinggian.
Aliran air terjun ini mengalir dari Sungai Muncar, salah satu anak Sungai Rebung atau Sungai Bedono yang berhulu di di dataran tinggi Sijabung pada ketinggian 600 meter di atas permukaan air laut. Curug Muncar sendiri memiliki ketinggian kurang lebih 60 meter.
Jika Anda menyukai petualangan alam, maka mengunjungi Curug Muncar adalah pilihan tepat karena air terjun ini masih sangat alami. Pemandangan di wilayah sekitar Curug Muncar masih sangat alami dan dipenuhi pemandangan bukit yang ditumbuhi pepohonan hijau.
Kendati demikian, dilansir dari Okezone, curug ini tidak bisa digunakan untuk bermain air. Sebab, di bawah air terjun tidak terdapat kedung atau kolam dan dikelilingi bebatuan besar. Air yang jatuh langsung mengalir ke sungai di bawahnya dan membentuk beberapa air terjun kecil.
Selain itu, arus air yang cukup deras berpotensi membahayakan pengunjung jika ingin bermain air. Meski begitu, pemandangan di sekitar air terjun bisa memuaskan Anda yang yang hobi berswafoto.

Anak Tangga
Pengunjung juga akan merasakan suasana sejuk ketika berada di Curug Muncar. Adanya cipratan air dari aliran curug yang niscaya akan membuat pengunjung melupakan lelahnya perjalanan tracking menuju lokasi.
Sebelum mengunjungi Curug Muncar, pengunjung akan melalui rute menanjak yang ditempuh dengan berjalan kaki. Rute menanjak itu melewati anak tangga menuju curug yang jumlahnya 196 buah.
Selama tracking, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan perbukitan dari ketinggian. Jika beruntung, Anda bahkan dapat menjumpai monyet liar yang bergelantungan di antara pepohonan.
Setelah sampai di anak tangga terakhir, pengunjung masih harus berjalan beberapa meter menuju lokasi curug. Sesampainya di sana, beberapa pohon berukuran tinggi dan besar akan menyambut pengunjung.
Curug Muncar tampak eksotis dengan aliran air yang meluncur deras dan dikelilingi tebing alami di kanan-kirinya. Untuk menikmatinya, pengunjung bisa duduk di kursi panjang yang ada di salah satu pohon di sana.
Demi kenyamanan dan keamanan, pengunjung diimbau mengenakan alas kaki ketika berkunjung ke Curug Muncar. Sebab, di beberapa trek terdapat bebatuan dan kontur jalan sedikit terjal sehingga harus ekstra berhati-hati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.