Advertisement
Menpar Minta Kota Lama Semarang Dikelola Standar Internasional
Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya saat diwawancarai awak media seusai Dialog Nasional di Gedung Serbaguna Siyono, Playen, Selasa (31/7/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG--Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta pengelolaan kawasan Kota Lama Semarang harus berstandar internasional jika ingin menjadi destinasi wisata berkelas dunia.
"Kita tiru saja pengelola yang berhasil mengelola kawasan heritage yang serupa dengan Kota Lama," kata dia saat mengunjungi kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (22/6/2019).
Advertisement
Menurut dia, sudah banyak yang berhasil dengan pengelolaan kawasan heritage. Terlebih lagi, lanjut dia jika Kota Lama memperoleh sertifikasi dari Unesco yang akan berdampak penting.
Ia menyebutkan dengan sertifikaai dari Unesco tersebut maka Kota Lama bisa menjadi salah satu pemain di tingkat internasional. "Kita akan lebih mudah melakukan promosi dan penjualan," tambahnya.
Pengelolaan kawasan berarsitektur Eropa ini, menurut dia juga bisa menjadi contoh bagi pengembangan kawasan-kawawan heritage lain di Indonesia.
Keterlibatan pejabat pemerintahan dalam struktur pengelola Kota Lama, lanjut dia diyakini memberi keuntungan karena adanya otoritas langsung dalam mengambil kebijakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








