Advertisement

Menpar Minta Kota Lama Semarang Dikelola Standar Internasional

Newswire
Sabtu, 22 Juni 2019 - 20:47 WIB
Sunartono
Menpar Minta Kota Lama Semarang Dikelola Standar Internasional Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya saat diwawancarai awak media seusai Dialog Nasional di Gedung Serbaguna Siyono, Playen, Selasa (31/7/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG--Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta pengelolaan kawasan Kota Lama Semarang harus berstandar internasional jika ingin menjadi destinasi wisata berkelas dunia.

"Kita tiru saja pengelola yang berhasil mengelola kawasan heritage yang serupa dengan Kota Lama," kata dia saat mengunjungi kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (22/6/2019).

Advertisement

Menurut dia, sudah banyak yang berhasil dengan pengelolaan kawasan heritage. Terlebih lagi, lanjut dia jika Kota Lama memperoleh sertifikasi dari Unesco yang akan berdampak penting.

Ia menyebutkan dengan sertifikaai dari Unesco tersebut maka Kota Lama bisa menjadi salah satu pemain di tingkat internasional. "Kita akan lebih mudah melakukan promosi dan penjualan," tambahnya.

Pengelolaan kawasan berarsitektur Eropa ini, menurut dia juga bisa menjadi contoh bagi pengembangan kawasan-kawawan heritage lain di Indonesia.

Keterlibatan pejabat pemerintahan dalam struktur pengelola Kota Lama, lanjut dia diyakini memberi keuntungan karena adanya otoritas langsung dalam mengambil kebijakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab

Gunungkidul
| Sabtu, 04 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Tubuh Berubah Saat Rutin Makan Wortel Ini yang Terjadi

Tubuh Berubah Saat Rutin Makan Wortel Ini yang Terjadi

Lifestyle
| Sabtu, 04 April 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement