Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras SPHP, Harga Rp12.500/Kg
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Taman Patung Semar, Karangpandan, Karanganyar./Solopos.com-Chelin Indra Sushmita
Harianjogja.com, KARANGANYAR - Dalam rangka memfasilitasi masyarakat yang ingin berwisata dengan tetap menjunjung tinggi nilai syariah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sedang mengembangkan destinasi wisata berkonsep halal.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan pihaknya sedang mengembangkan destinasi wisata dengan konsep lebih spesifik. Menurutnya, wisata halal tersebut akan berada di lima desa yang terpusat di Desa Karang, Karangpandan, Karanganyar, yang ditarget beroperasi pada 2020.
“Objek baru yang spesifik kami kembangkan di daerah pandawa. Ada lima desa dengan pusat di Desa Karang. Basisnya adalah wisata halal. Saat ini juga sedang kami komunikasikan dengan pemerintah pusat,” beber dia kepada Solopos.com, Senin (6/1/2019).
Menurutnya, beberapa aspek syariah akan diterapkan di destinasi wisata tersebut nantinya. Salah satunya dengan memberikan aturan ketat untuk setiap wisatawan yang akan menginap di penginapan.
Kolam untuk perempuan dewasa, laki-laki dewasa, dan anak-anak juga bakal dipisahkan. Selain itu, unggulan di wisata tersebut adalah menawarkan olahraga Nabi Muhammad SAW seperti berkuda, memanah, dan berenang.
“Kami akan menerapkan aturan yang syariah di wisata termasuk penginapannya. Kalau dewasa bukan pasangan suami istri tidak boleh kecuali rombongan. Selain itu nanti ada olahraga nabi juga. Aspek-aspek syariah seperti itu yang akan kami tawarkan kepada pengunjung nantinya,” imbuh dia.
Alasan pengembangan konsep tersebut menurut Titis lantaran Pemkab Karanganyar melihat peluang pasar sekaligus memberikan fasilitas yang hampir tidak diberikan oleh destinasi wisata lainnya. Setelah nanti beroperasi, pihaknya berharap destinasi wisata halal di Karanganyar bisa menjadi unggulan di Indonesia.
“Kami menangkap kebutuhan orang-orang yang menjunjung tinggi nilai syariah. Oleh karena itu, kami sekarang mengembangkannya. Karena banyak yang tidak difasilitasi, kami melihat kesempatan itu. Semoga nanti menjadi unggulan di Indonesia,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Bareskrim menyita 11 ponsel, satu iPad, dan empat flashdisk dalam penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.
Pakar pendidikan Ki Darmaningtyas menilai ketahanan keluarga dan edukasi berkelanjutan penting untuk mencegah radikalisme serta kekerasan remaja.
Timothy Ronald tercatat memiliki 1,26% saham Tempo Inti Media atau 13,37 juta lembar dengan estimasi nilai mencapai Rp3,12 miliar.