KABAR WISATA: Pantai Bidara Diyakini Memiliki Garis Imajiner dengan Puncak Suroloyo

Bupati Kulonprogo, Sutedjo menanam pohon Bidara di sela-sela kegiatan Sosialisasi Cleanliness, Healthy, Safety and Enviromental Sustainabilty (CHSE) dan Gerakan Aksi Bersih Destinasi Wisata yang digelar Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Pantai Bidara, Panjatan, Jumat (13/11). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
13 November 2020 19:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Wisata Share :

Harianjogja.com, PANJATAN--Pandemi Covid-19 yang menghantam dunia pariwisata tak menyurutkan niat masyarakat pesisir di Kulonprogo membuat destinasi wisata baru. Bersama pemerintah setempat, warga membuka sebuah kawasan wisata anyar bernama Pantai Bidara.

Pantai ini merupakan pengembangan dari Pantai Bugel, yang secara administratif berada di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan. Pantai Bugel sebelumnya sudah menjadi destinasi wisata, yang menyuguhkan keindahan laut dan aktivitas tempat pelelangan ikan (TPI). Namun pantai tersebut tidak terlalu berkembang, sehingga masyarakat setempat berinisiatif membuat Pantai Bidara yang tepat berada di sisi barat Pantai Bugel.

BACA JUGA : KABAR WISATA: Breksi, Pahatan Tebing yang Menarik

Sekilas, apa yang disuguhkan Pantai Bidara hampir sama dengan Pantai Bugel. Tetapi, setelah ditelusuri, pantai baru ini menyimpan pelbagai hal unik yang menarik untuk dikupas. Selain menyuguhkan pemandangan laut selatan, di pantai ini wisatawan juga bisa menengok aktivitas pertanian melon yang dikelola warga setempat. Di samping itu juga terdapat tanaman Bidara yang konon bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Nama tanaman itulah yang kemudian dipilih menjadi nama pantai ini.

"Karena di sini terdapat tanaman khas bernama Bidara, makanya kemudian masyarakat dan pemerintah sepakat memberikan nama pantai ini Pantai Bidara. Bidara sendiri adalah tanaman yang konon kabarnya bisa digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito dalam Sosialisasi Cleanliness, Healthy, Safety and Enviromental Sustainabilty (CHSE) dan Gerakan Aksi Bersih Destinasi Wisata yang digelar Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Pantai Bidara, Panjatan, Jumat (13/11/2020).

Garis Imajiner

Joko mengatakan hal lain yang membuat pantai Bidara menarik untuk dikunjungi karena destinasi ini menyimpan sejarah panjang Kulonprogo. Di pantai itu, wisatawan bisa melihat sebuah sumur tua yang dibangun sejak zaman dahulu. Pantai ini juga menjadi saksi bagi masyarakat sekitar yang dulunya bekerja sebagai produsen garam laut. Pantai ini kata Joko juga biasa dikunjungi, untuk kegiatan ritual.

BACA JUGA : KABAR WISATA: Bukit Paralayang, Tempat Romantis untuk

Joko menerangkan Pantai Bidara juga memiliki garis imajiner seperti yang bisa ditemui di Pantai Parangkusumo, di Bantul.

"Kalau Parangkusumo jika ditarik ke utara ketemu alun-alun, lalu keraton, kemudian stasiun, dan berujung di Merapi. Sedangkan di pantai Bidara ini, jika ditarik garis lurus kita ketemu patung Nyi Ageng serang, Stasiun Wates, alun-alun Wates, rumah dinas bupati sampai ujung utara di puncak Suroloyo, jadi semacam garis imajiner gitu," terangnya.

Berbagai hal unik itulah yang menjadi alasan warga di Bugel bersama Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengangkat Pantai Bidara sebagai destinasi wisata baru. Ke depan, kata Joko pantai ini akan dikembangkan lagi, tidak hanya sebatas destinasi alam, tapi juga wisata edukasi.

Dalam pengembangan itu, Pemkab Kulonprogo turut mengandalkan bantuan dari Kemenparekraf RI. Melalui Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Direktorat Pengembangan Destinasi Regional I, Kemenparekraf memberikan sejumlah fasilitas wisata di Pantai Bidara, meliputi papan penunjuk arah, westafel beserta sabun cuci tangan, jaringan air, jaringan listrik dan tempat sampah.

Protokol Kesehatan

Seluruh fasilitas itu merupakan bagian dari program CHSE yang kini sedang digencarkan Kemenparekraf untuk merevitalisasi industri pariwisata yang sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19. Diharapkan destinasi wisata yang dapat bantuan ini bisa menjalankan operasinal wisata sesuai protokol kesehatan.

"Selama ini kita sudah melakukan revitalisasi pariwisata di beberapa provinsi, salah satu yang mendapat fasilitas adalah DIY. Dan berkat masukan dari Dispar DIY, salah satu yang jadi sasaran revitalisasi pariwisata ada di Kulonprogo," terang Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Direktorat Pengembangan Destinasi Regional I, Wastutik.

BACA JUGA : KABAR WISATA: Sensasi Bersepeda Blusukan Kampung

Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengharapkan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bisa benar-benar membangkitkan industri pariwisata di Kulonprogo, khususnya Pantai Bidara. "Kami sendiri sudah membentuk tim produksi pariwisata kolaboratif, karena memang ini akan dikembangkan secara kolaboratif dengan berbagai OPD di Kulonprogo dan Alhamdulillah dari Kemenparekraf juga hadir untuk membackup program wisata di Kulonprogo," kata dia.