Advertisement

Keris Banyusumurup Kini Mulai Menyasar Pasar Daring

Lajeng Padmaratri
Sabtu, 10 Juli 2021 - 19:47 WIB
Arief Junianto
Keris Banyusumurup Kini Mulai Menyasar Pasar Daring Keris-keris karya perajin di Banyusumurup. - Instagram @anto_keris

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Keris yang diproduksi di Banyusumurup, Kalurahan Imogiri, Kapanewon Bantul, DIY, tak hanya dijual ketika ada pesanan. Setiap hari, pengrajin di sana memproduksi bagian-bagian keris untuk dijual ke pelanggan.

Umumnya, penjualan keris satuan dilakukan secara langsung. Belum banyak pengrajin yang menjual keris di ranah daring seperti media sosial dan platform lokapasar.

Advertisement

Padahal, minat masyarakat untuk membeli keris secara daring meningkat, terutama untuk kebutuhan hiasan dan pelengkap pengantin. Meski belum banyak, namun sudah ada pengrajin keris yang mulai memasarkan dagangannya secara daring.

Dilansir dari Antara, keris aksesori yang dibutuhkan sebagai hiasan rumah maupun pelengkap pengantin dijual mulai dari kisaran Rp150.000. Sementara, untuk keperluan pusaka, harganya bisa sangat mahal, ada yang mencapai Rp70 juta. Hal ini juga akan berbeda sesuai dengan bahan yang digunakan serta kerumitan pamor yang dikehendaki.

Dengan pemasaran daring ini, diharapkan pemesanan keris dari berbagai kota bahkan luar negeri bisa meningkat. Selain itu, juga semakin banyak pihak yang kian mengenal keris hasil karya perajin di Banyusumurup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Prakiraan Cuaca DIY Rabu 18 Maret 2026: Hujan Ringan di 3 Wilayah

Prakiraan Cuaca DIY Rabu 18 Maret 2026: Hujan Ringan di 3 Wilayah

Jogja
| Rabu, 18 Maret 2026, 07:07 WIB

Advertisement

Rahasia Kamar Tidur Harum Alami: Dari Ventilasi hingga Minyak Esensial

Rahasia Kamar Tidur Harum Alami: Dari Ventilasi hingga Minyak Esensial

Lifestyle
| Selasa, 17 Maret 2026, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement