Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Tangkapan layar film Jogja, Kamu dan Rindu yang dilaunching di Pakuwon Mal, Kamis (20/10/2022) malam. /ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah film bertajuk "Jogja, Kamu dan Rindu" merupakan garapan Badan Otorita Borobudur (BOB) dengan ISI Jogja dan Dinas Pariwisata dilaunching di Bioskop Pakuwon Mal, Kamis (20/10/2022) malam. Film pendek ini bercerita tentang potensi wisata yang berada di lima kabupaten dan kota di DIY.
Direktur BOB Indah Juanita menjelaskan film itu diluncurkan secara kolaboratif untuk meningkatkan ekosistem kepariwisataan di DIY serta memberikan informasi secara lengkap destinasi wisata ke masyarakat. Melalui film tersebut calon wisatawan dapat memilih destinasi wisata yang akan dikunjungi.
BACA JUGA : 15 Objek Wisata yang Instagramable di Jogja
“Harapannya dengan itu dapat menambah lama tinggal wisatawan di Jogja dan bisa belanja lebih banyak lagi karena ada informasi ekonomi kreatif juga di film ini,” kata Indah kepada wartawan, Kamis malam.
Setiap kabupaten/kota memunculkan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing. Kota Jogja dalam film tersebut menampilkan sport tourism dalam menikmati harmoni Jogja dengan sepeda. Hal yang dengan di Sleman dengan menonjolkan daerah tujuan wisata yang dipadu dengan wisata sepeda.
Berbeda dengan Bantul mengangkat budaya dan sejarah yang diperkuat dengan cikal bakal Keraton Mataram tepatnya di Singosaren, Jagalan, Pleret, dan Kotagede. Selain itu ada peristirahatan terakhir raja-raja di Imogiri menjadi suatu brand untuk menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul adalah Bumi Mataram.
Adapun Kulonprogo dalam film itu menyuguhkan wisata alam dan budaya namun dengan pendekatan yang mengenalkan gerakan Sambanggo. Merupakan Sambang Gisik, berarti menata daerah di pesisir, Sambang Giri atau menata destinasi wisata di Pegunungan Menoreh dan Sambang Gawe merupakan menata ekonomi kreatif. Kemudian Gunungkidul menampilkan Geopark dengan banyak dimensi yang terdapat terdiri atas budaya, kuliner, geoproduk, ekosistem, 13 geosite dan sebagainya.
“Saat ini film tersebut didistribusikan di kabupaten dan kota lebih dahulu, akan tetapi setelahnya akan dimasukkan ke bioskop,” kata Indah.
BACA JUGA : 10 Wisata Malam Menarik di Jogja, Yuk Samperin!
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo meyakini film Jogja, Kamu dan Rindu menjadi cara efektif untuk menarik minat wisatawan dan tinggal lebih lama di Jogja. Karena di video tersebut menyuguhkan berbagai cerita menarik tentang destinasi dengan berbagai keunggulan di lima kabupaten dan kota.
“Saat ini lama kunjungan di Jogja untuk domestik 1,5 hari. Kalau mancanegara sudah di angka 2,4 hari. Ini terus kami tambah dengan membuat daya tarik baru terutama malam hari, supaya lebih lama di Jogja,” ucapnya.
Produser Film Jogja Kamu dan Rindu Pamungkas Wahyu menyatakan film itu digarap melibatkan mahasiswa dengan waktu sekitar dua bulan melalui koordinasi dengan BOB. Selain itu melalui proses riset dan menetapkan lebih dari 150 titik pengambilan gambar dalam film tersebut. “Dari awal sampai jadi sekitar dua bulan selesai, kami mengambil sisi menarik dan unik dari destinasi wisata di DIY,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.