Advertisement

Harian Jogja

Film "Jogja, Kamu dan Rindu" Digadang Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan di DIY

Sunartono
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 09:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Film Tangkapan layar film Jogja, Kamu dan Rindu yang dilaunching di Pakuwon Mal, Kamis (20/10/2022) malam. - ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah film bertajuk "Jogja, Kamu dan Rindu" merupakan garapan Badan Otorita Borobudur (BOB) dengan ISI Jogja dan Dinas Pariwisata dilaunching di Bioskop Pakuwon Mal, Kamis (20/10/2022) malam. Film pendek ini bercerita tentang potensi wisata yang berada di lima kabupaten dan kota di DIY.

Direktur BOB Indah Juanita menjelaskan film itu diluncurkan secara kolaboratif untuk meningkatkan ekosistem kepariwisataan di DIY serta memberikan informasi secara lengkap destinasi wisata ke masyarakat. Melalui film tersebut calon wisatawan dapat memilih destinasi wisata yang akan dikunjungi.

Advertisement

BACA JUGA:  TelkomClick 2023: Kesiapan Kerja Karyawan dalam Sukseskan Strategi Five Bold Moves di Tahun 2023

BACA JUGA : 15 Objek Wisata yang Instagramable di Jogja

“Harapannya dengan itu dapat menambah lama tinggal wisatawan di Jogja dan bisa belanja lebih banyak lagi karena ada informasi ekonomi kreatif juga di film ini,” kata Indah kepada wartawan, Kamis malam.

Setiap kabupaten/kota memunculkan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing. Kota Jogja dalam film tersebut menampilkan sport tourism dalam menikmati harmoni Jogja dengan sepeda. Hal yang dengan di Sleman dengan menonjolkan daerah tujuan wisata yang dipadu dengan wisata sepeda.

Berbeda dengan Bantul mengangkat budaya dan sejarah yang diperkuat dengan cikal bakal Keraton Mataram tepatnya di Singosaren, Jagalan, Pleret, dan Kotagede. Selain itu ada peristirahatan terakhir raja-raja di Imogiri menjadi suatu brand untuk menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul adalah Bumi Mataram.

Adapun Kulonprogo dalam film itu menyuguhkan wisata alam dan budaya namun dengan pendekatan yang mengenalkan gerakan Sambanggo. Merupakan Sambang Gisik, berarti menata daerah di pesisir, Sambang Giri atau menata destinasi wisata di Pegunungan Menoreh dan Sambang Gawe merupakan menata ekonomi kreatif. Kemudian Gunungkidul menampilkan Geopark dengan banyak dimensi yang terdapat terdiri atas budaya, kuliner, geoproduk, ekosistem, 13 geosite dan sebagainya.

“Saat ini film tersebut didistribusikan di kabupaten dan kota lebih dahulu, akan tetapi setelahnya akan dimasukkan ke bioskop,” kata Indah.

BACA JUGA : 10 Wisata Malam Menarik di Jogja, Yuk Samperin!

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo meyakini film Jogja, Kamu dan Rindu menjadi cara efektif untuk menarik minat wisatawan dan tinggal lebih lama di Jogja. Karena di video tersebut menyuguhkan berbagai cerita menarik tentang destinasi dengan berbagai keunggulan di lima kabupaten dan kota.

“Saat ini lama kunjungan di Jogja untuk domestik 1,5 hari. Kalau mancanegara sudah di angka 2,4 hari. Ini terus kami tambah dengan membuat daya tarik baru terutama malam hari, supaya lebih lama di Jogja,” ucapnya.

Produser Film Jogja Kamu dan Rindu Pamungkas Wahyu menyatakan film itu digarap melibatkan mahasiswa dengan waktu sekitar dua bulan melalui koordinasi dengan BOB. Selain itu melalui proses riset dan menetapkan lebih dari 150 titik pengambilan gambar dalam film tersebut. “Dari awal sampai jadi sekitar dua bulan selesai, kami mengambil sisi menarik dan unik dari destinasi wisata di DIY,” ujarnya.

BACA JUGA:  Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja
Baca Koran harianjogja.com

Advertisement

alt

Bantul Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Sebabkan 25 Titik Bencana

Bantul
| Kamis, 30 Maret 2023, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Sempat Viral, Benarkah Oralit Bisa Jadi Doping Puasa?

Lifestyle
| Kamis, 30 Maret 2023, 12:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement