Advertisement
Di Islandia, Ada Kota Kecil Tanpa Matahari Terbenam
Potret malam hari di lafsfjrur di Islandia utara, sebuah desa tanpa matahari terbenam. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, ÓLAFSFJÖRÐUR—Sepanjang tahun di Indonesia, matahari akan terbit saat fajar dan terbenam ketika petang tiba. Uniknya, ada sebuah kota kecil di Islandia yang tidak mengalami matahari terbenam saat musim panas.
Melansir Wired, di kota Ólafsfjörður di Islandia utara, matahari tidak terbenam selama musim panas. Lantaran Ólafsfjörður sangat jauh di utara, matahari tidak terbenam selama musim panas. Pada hari terpanjang dalam setahun, pada akhir Juni, matahari menyentuh cakrawala sedikit setelah jam 1 pagi dan segera mulai terbit kembali.
Advertisement
Ólafsfjörður merupakan desa nelayan kecil di Islandia utara dengan populasi kurang dari 1.000 orang. Ada sebuah gereja, beberapa toko, satu pom bensin, pabrik ikan, dan sekolah. Tempat ini ideal untuk menepi dari keramaian.
Keunikan ini diabadikan oleh seorang fotografer bernama Bastiaan van Aarle. Sepanjang bulan Juli 2017, ia mengambil foto tepat pukul 01:20 waktu setempat selama 31 hari berturut-turut untuk mendokumentasikan fenomena tersebut. Serangkaian foto itu telah diterbitkan oleh Hatje Cantz.
Setiap foto menggambarkan bagian kota yang berbeda atau pedesaan di sekitarnya pada titik tergelap hari itu. "Karena fotografi adalah media yang diciptakan oleh cahaya, saya pikir akan sangat cocok untuk membuat seri tentang perubahan cahaya di kota ini," jelas van Aarle dikutip dari Wired.
Foto-foto tersebut menangkap keindahan desa kecil Islandia yang sederhana. Secara keseluruhan, 31 gambar menunjukkan perubahan halus cahaya selama sebulan. Dan dalam presentasi buku fotonya, foto itu ditampilkan sehingga pembaca dapat membolak-balik halaman dan melihat cahaya redup secara bertahap.
Hasilnya, foto-foto itu memang menampilkan kota Ólafsfjörður di Islandia utara yang tetap terang meski waktu sudah lewat dini hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Pohon Tumbang Rusak Rumah, BPBD Sleman Salurkan 20 Paket Bantuan
Advertisement
Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





