Advertisement
Menikmati Matahari Terbit dan Pemandangan Alam Cantik di Bromo

Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA—Kawasan wisata Bromo menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Tempat wisata yang secara resmi bernama Taman Nasional Tengger Semeru di Jawa Timur ini punya keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan dari bidikan kamera.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru membentang hingga 800 kilometer persegi dengan ragam keindahan alam di dalamnya, mulai dari padang pasir yang luas, bukit-bukit nan cantik, hingga udara sejuk yang dapat dinikmati sepuasnya.
Advertisement
Berikut rekomendasi spot wisata menarik di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang dapat Anda coba kunjungi bersama teman atau keluarga saat berlibur ke lokasi itu.
Matahari Terbit
Terletak di perbatasan Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, dan Malang, Jawa Timur, ada Bukit King Kong, berada di ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut. Bukit King Kong adalah salah satu lokasi terbaik bagi pengunjung yang ingin melihat pemandangan Matahari terbit atau sunrise dan gunung serta bukit di sekitarnya.
Dengan membayar tiket masuk Rp29.000-Rp34.000 (khusus wisatawan lokal) ke kawasan Bromo, pengunjung dapat menikmati sejumlah lokasi menarik di dalamnya, termasuk Bukit King Kong.
Untuk menyaksikan Matahari terbit dari Bukit King Kong, sebaiknya pengunjung datang ke gerbang masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sebelum pukul 03.00 pagi.
Datang lebih pagi itu agar pengunjung dapat memarkir mobil Jeep lebih dekat dengan pintu gerbang Bukit King Kong, sekaligus mendapat titik terbaik saat melihat Matahari terbit di Bukit King Kong.
Meskipun demikian, pengunjung perlu berhati-hatilah saat pergi ke Bukit King Kong karena jalanannya yang naik-turun dan agak sempit.
Sarapan di Bukit Widodaren
Bukit Widodaren merupakan salah satu titik wisata menarik di kawasan Bromo karena dikelilingi oleh gugusan bukit dan gunung, serta hamparan pasir vulkanik nan cantik.
Selain menikmati pemandangan alam yang indah, pengunjung juga bisa mencoba untuk menyantap sarapan pagi di tempat itu, dengan memesan menu sarapan dari perusahaan katering pilihan. Usahakan untuk datang ke area tersebut, sebelum pukul 10:00 pagi agar tidak merasakan sinar Matahari yang terlalu terik.
Untuk menikmati sarapan di Bukit Widodaren, harga menu disesuaikan dengan perusahaan katering yang telah dipilih dan banyaknya porsi yang disajikan. Oleh karena itu, sebaiknya pilih perusahaan katering serta agen travel terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan.
Pasir Berbisik
Pasir Berbisik berada di sebelah timur Kawah Bromo dan berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Pasir di kawasan ini menawarkan keunikan tersendiri karena berwarna hitam dan terhampar luas di sekitar kawasan Bromo.
Menariknya, hamparan pasir di kawasan Bromo disebut sebagai Pasir Berbisik karena angin yang berhembus di sana terdengar seperti suara butiran pasir berbisik. Bahkan, Pasir Berbisik dikelilingi oleh ngarai dan lembah yang indah, sehingga cocok untuk dijadikan titik berfoto.
Untuk ke Pasir Berbisik, pengunjung dapat menggunakan sejumlah moda kendaraan, seperti mobil Jeep, motor trail, hingga kuda yang dapat disewa secara langsung. Sebaiknya, datanglah ke Pasir Berbisik pada Bulan Juli dan Agustus karena periode tersebut merupakan salah satu masa terbaik untuk menikmati kawasan Bromo.
Kawasan ini diabadikan dalam bentuk film berjudul "Pasir Berbisik" pada 2001 yang disutradarai oleh Nan Achnas, yang melibatkan aktor utama Dian Sastrowardoyo serta dua aktor senior Indonesia, Christine Hakim dan Slamet Rahardjo Djarot.
Bukit Teletubbies Bromo
Padang Savana di kawasan Bromo itu merupakan hamparan padang rumput hijau yang sangat luas dan indah. Tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat area perbukitan hijau bernama Bukit Teletubbies, yang menyerupai perbukitan dalam serial anak-anak Teletubbies di era 90-an.
Pemandangan hijau di sekitar Padang Savana dan Bukit Teletubbies kerap diabadikan oleh pengunjung melalui lensa kamera karena keindahannya.
Tidak hanya itu, para pengunjung di kawasan tersebut juga bisa melakukan sejumlah aktivitas menarik lainnya, seperti menunggang kuda, menikmati Matahari terbenam saat sore hari, hingga menyaksikan taburan bintang-bintang di langit, saat malam hari.
Membeli Oleh-Oleh
Terakhir, tidak lengkap rasanya jika ke kawasan Bromo tanpa membeli oleh-oleh dari toko dan warga sekitar. Di kawasan wisata itu, terdapat ragam oleh-oleh bertema tentang Bromo yang dapat dibeli oleh pengunjung, seperti magnet kulkas, gantungan kunci, baju hangat, hingga aksesori lainnya.
Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari belasan hingga ratusan ribu Rupiah. Sebelum membeli oleh-oleh di sekitar kawasan Bromo, pastikan untuk membeli barang sesuai kebutuhan agar tidak repot saat membawa pulang ke rumah.
Selain membeli oleh-oleh, pengunjung juga dapat menikmati secangkir minuman hangat atau makanan ringan di toko-toko sekitar Bromo. Hal ini untuk mengistirahatkan sekaligus menghangatkan tubuh, setelah menyusuri indahnya kawasan Bromo yang cukup luas dan bersuhu dingin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menikmati Keindahan Danau Baikal di Siberia Tenggara, Tertua di Bumi Berusia 25 Juta Tahun
- Liburan ke Garut, Ini Lima Tempat Wisata Alam Tersembunyi yang Layak Dinikmati
- Hindari Macet dengan Liburan Staycation, Ini Tipsnya
- Mengenal Fenomena Set Jetting dalam Berwisata, Ini Rekomendasi Lokasinya di Beberapa Kota
- Solo Traveling Semakin Tren, Ini Rekomendasi Destinasi yang Ramah di Kantong
Advertisement

Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement

10 Protein Ini Mampu Percepat Pemulihan hingga Mendukung Sistem Kekebalan
Advertisement
Advertisement
Advertisement