Cicipi Segar sekaligus Gurihnya Dawet Goreng Khas Bukit Sibutrong

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Sabtu, 19 Juni 2021 11:27 WIB
Cicipi Segar sekaligus Gurihnya Dawet Goreng Khas Bukit Sibutrong

Dawet goreng khas Pandanrejo./Instagram @sosiawan666

Harianjogja.com, JOGJA--Setelah puas menikmati pemandangan alam di puncak Bukit Sibutrong, Anda harus mampir mencicipi kuliner khas Desa Wisata Pandanrejo, Purworejo yaitu dawet goreng. Dawet bercitarasa manis dan gurih ini dijamin berbeda dengan dawet pada umumnya.

Jika umumnya dawet merupakan minuman yang terdiri dari cendol dan pemanis dari gula kepala serta disajikan dengan es, di sini, dawet disajikan sebagai penganan yang memiliki cita rasa unik.

Meski dinamakan dawet goreng, tetapi cendol di kuliner ini tidak benar-benar digoreng. Hanya bumbu dan racikan lainnya saja yang dimasak dengan cara digoreng. Sementara pembuatan cendol atau dawetnya kurang lebih sama dengan cendol pada umumnya yaitu dengan bahan tepung pati gelang.

Dalam penyajiannya, cendol itu diracik dengan sambal, tahu goreng dipotong dadu, sejumput tauge yang renyah, lalu ditaburi bawang goreng. Air nira kelapa kemudian dituang ke atas dawet sebagai pemanis. Dawet goreng ini juga tidak menggunakan air santan seperti minuman dawet biasanya.

Baca juga: Menghitung Gugusan Karang di Puncak Sibutrong

BACA JUGA

Perpaduan dari berbagai isian itu pun menjadikan dawet goreng memiliki rasa yang beragam, mulai dari manis, asin, dan pedas. Kuliner ini sudah ada sejak puluhan tahun silam dan diwariskan secara turun-temurun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online