Balap Liar Ganggu Pasien RS Panti Waluyo, Polisi Sita 10 Motor
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Candi Tumpang atau Candi Jago di Malang, Jawa Timur/ist-Malangkab.go.id
Harianjogja.com, MALANG—Malang terkenal dengan apel, kesejukan, wisata sejarah serta wisata edukasi.
Jika kota Malang, Jawa Timur yang menjadi tujuan Anda. Lokasi mana saja yang bisa menjadi alternatif wisata sembari menikmati penjelajahan masa lampau? Berikut pilihannya:
Candi Tumpang
Candi yang sering dikenal dengan nama Candi Jago ini berada sekitar 22 kilometer dari pusat Kota Malang tepatnya di Dusun Jago, Kecamatan Tumpang. Candi ini dibuat pada saat wafatnya Raja Sri Jaya Wisnuwardhana.
Bila Anda berkesempatan ke sana, Anda akan menemukan seluruh sisi candi memiliki jalinan ukiran yang bercerita tentang kepergian seorang raja.
Candi Kidal
Candi Kidal dibangun sebagai makam Raja Anusapati dan lokasinya masih satu daerah dengan Candi Tumpang. Candi ini memiliki ukiran cerita yang kental dengan nilai agama Hindu dan diperkirakan berasal dari tahun 11 sebelum masehi, yang membuat Candi Kidal menjadi candi tertua di Indonesia.
Museum Malang Tempoe Doeloe
Museum Malang Tempo Doeloe bisa juga jadi alternatif tempat wisata edukasi untuk keluarga. Karena terbilang baru, museum ini tidak terasa mencekam dan malah menyenangkan.
Berada di Jalan Gajah Mada, Museum Malang Tempo Doeloe ini menampilkan benda-benda dari zaman prasejarah, masa kerajaan, diorama perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan perkembangan kota Malang hingga saat ini. Secara keseluruhan, ada 20 tema berbeda yang dipamerkan di museum ini.
Museum Musik Indonesia
Keluarga Anda pencinta musik? Jika iya, Museum Musik Indonesia di Jalan Nusa Kambangan, Malang, ini wajib Anda kunjungi. Berada di lantai dua Gedung Kesenian Gajayana, museum ini menyimpan koleksi yang berhubungan dengan perkembangan musik di tanah air.
Di sana, Anda akan menemukan berbagai piringan hitam, kaset, CD, dan VCD hasil karya pemusik dari dalam dan luar negeri. Selain itu, museum juga menyimpan dokumen seperti majalah, artikel, poster, dan foto musisi terkenal di Indonesia dan dunia.
Museum Zoology Frater Vianney
Museum ini berada di daerah Tidar, Malang. Di dalam museum ini, terdapat sekitar 12.000 spesies hewan reptil, moluska, vertebrata, dan invertebrata. Berawal dari koleksi pribadi, Museum Zoology Frater Vianney kini menjadi tujuan para pelajar yang ingin melihat langsung berbagai jenis hewan.
Pengunjung bisa menghubungi pihak pengelola dan minta untuk didampingi selama di museum. Jadi, lebih dari sekadar melihat-lihat, Anda dan keluarga bisa mempelajari banyak hal tentang hewan di museum ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.
Pemkab Magelang mengingatkan kepala desa agar transparan mengelola dana desa dan peduli terhadap kenakalan remaja menjelang Pilkades Serentak 2026.