Advertisement
Pertunjukan Spektakuler Bakal Rayakan 42 Tahun Ramayana Ballet Purawisata
Manajemen Mandira Baruga Yogyakarta atau dikenal sebagai Purawisata saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Rabu (8/8//2018). - Harian Jogja/Bhekti Suryani
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Mandira Baruga Yogyakarta atau dikenal sebagai Purawisata merayakan 42 tahun Ramayana Ballet Purawisata. Acara puncak akan menampilkan pentas Ramayana Ballet secara spektakuler.
Acara puncak perayaan 42 tahun Ramayana Ballet akan digelar pada Jumat (10/8/2018) malam bertempat di Kompleks Purawisata Jalan Brigjen Katamso, Jogja. Deputy Direktur Mandira Baruga atau Purawisata Mursyidi Prihantono mengatakan Ramayana Ballet Purawisata merupakan pertunjukan seni Ballet Ramayana tertua di Jogja bahkan lebih tua dari pertunjukan serupa yang digelar di Kawasan Candi Prambanan.
Advertisement
“Ramayana Ballet Purawisata ini sudah ada sejak 1976,” kata Mursyidi Prihantono saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Rabu (8/8/2018). Pertunjukan seni legendaris ini bahkan sempat memecahkan rekor Muri karena konsistensinya yang tanpa henti dalam pertunjukan Ramayana Ballet.
“Pernah suatu ketika, hanya ada satu penonton yang datang, tapi Ramayana Ballet Purawisata tetap tampil, tiada henti sampai sekarang. Kebetulan satu penonton itu adalah wartawan dari Jerman,” kata dia mengenang perjalanan panjang Ramayana Ballet Purawisata.
BACA JUGA
Hingga kini pertunjukan seni tersebut telah kondang di mancanegara. Sebagian besar penontonnya adalah turis asing. Sebagai apresiasi terhadap perjalanan pertunjukan seni legendaris ini, manajemen Mandira Baruga yang juga mengelola Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta dan Gazebo Garden Resto itu akan menyajikan penampilan Ramayana Ballet yang lebih spektakuler dari biasanya.
“Bila biasanya hanya ada 20-an pemain, sekarang akan ada lebih dari 30 pemain yang diterjunkan, jadi semacam tarian kolosal. Puncaknya pada 10 Agustus akan menjadi ajang pertunjukan Ramayana Ballet yang lebih spektakuler,” ujar dia.
Ramayana Ballet Purawisata lanjutnya hingga kini terus eksis. Para pemain seperti pengrawit dan penari bahkan telah mengalami perubahan beberapa generasi. Pertunjukan seni itu telah dikembangkan tak hanya sebatas pentas seni namun juga disertai dengan layanan wisata seperti paket Dinner Performance yang memadukan makan malam sekaligus pertunjukan Ramayana Ballet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







