Lansia Asal Ngrampal Sragen Ditemukan Meninggal di Sungai
Seorang lansia asal Desa Bener, Ngrampal, Sragen, ditemukan meninggal dunia di sungai dekat Jembatan Bugel setelah sempat pamit berjalan-jalan.
Jadah Tempe Mbah Carik/Facebook @Jadah Tempe Mbah Carik
Harianjogja.com, JOGJA—Buah tangan atau oleh-oleh menjadi hal yang wajib setelah menghabiskan waktu di lokasi liburan. Bakpia dan gudeg menjadi oleh-oleh andalan khas Jogja yang begitu populer bagi para wisatawan.
Namun Jogja punya oleh-oleh khas lainnya yang juga wajib dibawa pulang kerumah. Beberapa diantaranya bahkan mungkin begitu asing di telinga namun rasanya tidak kalah lezat dengan bakpia dan gudeg.
Simak ragam oleh-oleh khas Jogja selain bakpia dan gudeg berikut ini:
Yangko atau mochi khas Jogja ini, terbuat dari adonan dari tepung ketan berisi kacang tanah, stroberi, wijen, atau coklat namun memiliki tekstur lebih padat dengan bentuk kotak serta dibalut tepung gula.
Salah satu yangko legendaris Jogja ialah Yangko Pak Prapto yang berlokasi di Jalan Pramuka Nomor 82, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Dimana satu kotak yangko berisi 30 buah dibanderol dengan harga Rp19.000 saja. Toko sudah buka mulai dari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
Baca juga: Siap-siap Gobyos! Ini Rekomendasi Warung Oseng Mercon di Jogja
Geblek ialah panganan berbentuk angka 8 menjadi keunikan dari oleh-oleh khas Kulonprogo. Makanan yang pertama kali dikenalkan oleh masyarakat Pengasih ini diolah dari bahan yang amat sederhana yakni tepung kanji, bawang putih, dan garam.
Kamu dapat dengan mudah menemukan geblek mentahan di pinggir-pinggir jalan seputaran Kulon Progo pada sore hari atau menjajal langsung di Warung Geblek Pari yang berlokasi di Pronosutan, Kembang, Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta.
Renyah dan gurihnya geblek yang paling pas disantap saat masih panas, sebab jika sudah dingin tekstur geblek akan lebih alot.
Kue banjar dan ukel, camilan khas Kotagede Jogja memiliki tekstur renyah dan empuk dengan citarasa manis. Kudapan ini terbuat dari campuran tepung, telur, gula, santan, dan garam kemudian adonan dipilin membentuk angka 8 sebelum nantinya digoreng dengan minyak dingin.
Perbedaan kue banjar dan ukel hanya dari penggunaan gula halus, dimana kue banjar tidak dibaluri gula halus, sementara ukel dibaluri gula halus.
Kudapan ini bisa didapatkan di toko Kue Banjar dan Ukel Bu Noto yang telah menjajakan kue ini sejak tahun 1960. Alamatnya berada di Jalan Masjid Besar Mataram 2, RT 34/RW 08, Purbayan, Kotagede, Yogyakarta. Cukup berbekal uang Rp30.000 kamu akan mendapatkan masing-masing satu bungkus kue banjar dan ukel.
Panganan tradisional khas Kaliurang ini merupakan perpaduan antara jadah (ketan) dan tempe atau tahu bacem yang disantap bersama. Jadah tempe ialah salah satu camilan yang digemari Sultan Hamengkubuwono IX, dimana saking sukanya ia sampai mengutus pengawal untuk membeli jadah tempe langsung di Kaliurang.
Oleh karenanya jika kamu menghabiskan waktu di kawasan Kaliurang, mampirlah ke Jadah Tempe Mbah Carik yang tersebar hampir di sepanjang Jalan Kaliurang, harga termasuk terjangkau yakni hanya Rp20,500 nantinya akan mendapat sepuluh jadah dan masing-masing lima tempe dan tahu bacem.
Itulah oleh-oleh makanan khas dari Jogja yang bisa Anda bawa pulang setelah berwisata di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang lansia asal Desa Bener, Ngrampal, Sragen, ditemukan meninggal dunia di sungai dekat Jembatan Bugel setelah sempat pamit berjalan-jalan.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.