Advertisement
Ada Museum Babi di Jerman, Kisah Pendiriannya Berawal dari Rumah Jagal
Museum Babi di Kota Stuttgart, Jerman menyimpan 42.000 pernak-pernik tentang babi. - Schweinemuseum
Advertisement
Harianjogja.com, STUTTGART—Jika sedang berkunjung ke Jerman, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan wisata. Di Kota Stuttgart, berdiri sebuah museum yang menyimpan koleksi artefak babi terbesar di dunia.
Dilansir dari situs Schweinemuseum, museum Babi di Stuttgart, Jerman telah berdiri sejak tahun 1988, yang berawal dari rumah potong hewan. Ada puluhan ribu koleksi artefak babi di sana yang bisa disaksikan sebagai aktivitas wisata.
Advertisement
BACA JUGA: Indonesia Kini Punya Museum Antinarkoba Berkonsep Smart
Setelah bertahun-tahun berada di garis depan dalam bidang produksi daging babi, sebuah rumah potong hewan di Stuttgart beralih menjadi museum. Pendirinya, Erika Wilhelmer, mendedikasikan bekas tempat pemotongan babi tersebut sebagai museum sejarah dan seni babi.
Sebagai seorang kolektor pernak-pernik tentang babi, Erika sudah menampung 42.000 artefak babi dari berbagai jenis, mulai dari lukisan, tembikar, cangkir, hiasan kayu, hingga dasi atau tas kerja bergambar babi.
BACA JUGA: Mengunjungi Museum Kegagalan Cinta, Punya Banyak Koleksi Benda Kenangan Mantan
Selain itu, ada juga pameran yang menambah wawasan tentang babi, seperti sejarah singkat peliharaan babi pertama di Turki 9000 tahun yang lalu, tema perkembangan berbagai ras babi, hingga perburuan babi hutan. Tema-tema itu disajikan dengan menarik sehingga bisa dinikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Pada 1992, Museum Babi Stuttgart telah diakui sebagai “Museum Babi Terbesar di Dunia” oleh Guinness Book of World Records, dengan sekitar 25.000 pameran pada saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







