Advertisement

BOB Putar Otak Untuk Merebranding Gunung Kemukus

Newswire
Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
BOB Putar Otak Untuk Merebranding Gunung Kemukus Para pelaku industri pariwisata, media massa, vloger, blogger, dan stakeholders terkait berdiskusi dalam FGD tentang Gunung Kemukus di Hotel Surya Sukowati, Sragen, Sabtu (16/7/2022). (Solopos.com - Tri Rahayu)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Otorita Borobudur (BOB) sedang putar otak untuk merebranding Gunung Kemukus

BOB menginisiasi focus group discussion (FGD) bertema Rebranding Gunung Kemukus di Hotel Surya Mungkung, Sragen, Sabtu (16/7/2022) yang diikuti pelaku usaha pariwisata, media massa, dan Pemkab Sragen.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

FGD tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sragen, Yuniarti; Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Johny Adhi Aryawa;, dan akademisi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Prof. Ikke.

Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi, menjelaskan BOB memiliki dua tugas berdasarkan Perpres No. 46 Tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur.

Tugas itu yakni mengelola lahan seluas 309 hektare dengan menciptakan kawasan pariwisata baru untuk dekonsentrasi pengunjung Borobudur. Dan tugas fungsi koordinatif di 50 destinasi wisata. Puluhan destinasi wisata tersebut, kata dia, masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional.

Baca juga: Naiki Anak Tangga Gunung Kemukus, Lansia Asal Bandung Meninggal Dunia

“Sebanyak 50 destinasi wisata itu berada di tiga kawasan, yakni Borobudur-Jogja, Solo-Sangiran, dan Semarang-Karimunjawa. Kami dipasrahi untuk memotret amunitas, atraksi, dan aksesibilitas. Salah satunya di Sragen, kami merencanakan rebranding Gunung Kemukus dan Waduk Kedung Ombo. Ini penting sekali,” kata Agus dikutip dari Solopos-jaringan Harianjogja.com, Sabtu. 

Ia mengaku memiliki pengalaman 30 tahun lalu melakukan rebranding Ancol, dari dunia malam Jakarta menjadi wisata keluarga. Ancol pada 1995 terkenal dengan mobil goyang, diskotek, dan dunia malam. Agus mengubahnya menjadi rekreasi keluarga hingga seperti sekarang.

Advertisement

Dia mengawali dengan membuat suasana malam seperti siang. Caranya dengan memasang banyak lampu, tetapi sering dipecah orang-orang yang menginginkan dunia malam kembali.

“Tantangan berikutnya, ketika mengubah sistem ticketing dari manual ke komputer dan ternyata ada kopi yang menumpahi komputer. Kemudian kami pasang kamera CCTV. Jadi prosesnya memang panjang,” ujar Agus.

Kepala Dispora Sragen, Yuniarti, mengatakan Pemkab Sragen telah membentuk Pokja Gunung Kemukus untuk menciptakan suvenir khas dan Pengembangan wisata tambahan. Ini dilakukan untuk rebranding Gunung Kemukus.

Advertisement

Pemkab juga meminta bantuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Kementrian Pariwisata, sampai BUMN dsn BUMD.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

72 Festival di Jogja Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah, Regulasi Kerap Jadi Penghambat

Jogja
| Minggu, 27 November 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Lifestyle
| Minggu, 27 November 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement