11.090 Penerima PKH di Pekalongan Diminta Graduasi Mandiri, Ini Alasan
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
Para pelaku industri pariwisata, media massa, vloger, blogger, dan stakeholders terkait berdiskusi dalam FGD tentang Gunung Kemukus di Hotel Surya Sukowati, Sragen, Sabtu (16/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Otorita Borobudur (BOB) sedang putar otak untuk merebranding Gunung Kemukus.
BOB menginisiasi focus group discussion (FGD) bertema Rebranding Gunung Kemukus di Hotel Surya Mungkung, Sragen, Sabtu (16/7/2022) yang diikuti pelaku usaha pariwisata, media massa, dan Pemkab Sragen.
FGD tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sragen, Yuniarti; Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Johny Adhi Aryawa;, dan akademisi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Prof. Ikke.
Direktur Pemasaran BOB, Agus Rochiyardi, menjelaskan BOB memiliki dua tugas berdasarkan Perpres No. 46 Tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur.
Tugas itu yakni mengelola lahan seluas 309 hektare dengan menciptakan kawasan pariwisata baru untuk dekonsentrasi pengunjung Borobudur. Dan tugas fungsi koordinatif di 50 destinasi wisata. Puluhan destinasi wisata tersebut, kata dia, masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional.
Baca juga: Naiki Anak Tangga Gunung Kemukus, Lansia Asal Bandung Meninggal Dunia
“Sebanyak 50 destinasi wisata itu berada di tiga kawasan, yakni Borobudur-Jogja, Solo-Sangiran, dan Semarang-Karimunjawa. Kami dipasrahi untuk memotret amunitas, atraksi, dan aksesibilitas. Salah satunya di Sragen, kami merencanakan rebranding Gunung Kemukus dan Waduk Kedung Ombo. Ini penting sekali,” kata Agus dikutip dari Solopos-jaringan Harianjogja.com, Sabtu.
Ia mengaku memiliki pengalaman 30 tahun lalu melakukan rebranding Ancol, dari dunia malam Jakarta menjadi wisata keluarga. Ancol pada 1995 terkenal dengan mobil goyang, diskotek, dan dunia malam. Agus mengubahnya menjadi rekreasi keluarga hingga seperti sekarang.
Dia mengawali dengan membuat suasana malam seperti siang. Caranya dengan memasang banyak lampu, tetapi sering dipecah orang-orang yang menginginkan dunia malam kembali.
“Tantangan berikutnya, ketika mengubah sistem ticketing dari manual ke komputer dan ternyata ada kopi yang menumpahi komputer. Kemudian kami pasang kamera CCTV. Jadi prosesnya memang panjang,” ujar Agus.
Kepala Dispora Sragen, Yuniarti, mengatakan Pemkab Sragen telah membentuk Pokja Gunung Kemukus untuk menciptakan suvenir khas dan Pengembangan wisata tambahan. Ini dilakukan untuk rebranding Gunung Kemukus.
Pemkab juga meminta bantuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Kementrian Pariwisata, sampai BUMN dsn BUMD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
Atlético Madrid rekrut kiper sensasi Piala Dunia 2026, Vozinha, dengan nilai transfer Rp211 miliar. Kiper Tanjung Verde ini dikontrak hingga 2029.
Lewis Hamilton lolos dari penalti berat di GP Inggris 2026! Stewards hanya beri teguran untuk insiden bendera kuning. Podium ketiga tetap aman.
HP bisa lebih awet dan tetap kencang jika dirawat dengan benar. Simak cara sederhana menjaga baterai, performa, dan keamanan smartphone.
Harga cabai rawit merah masih tertinggi di pasar eceran nasional mencapai Rp62.100 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru menurut PIHPS Bank Indonesi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.