Advertisement
Pantai Butuh Gunungkidul, Surga Kecil Nan Indah Tanpa Sampah
Keindahan pasir putih dan surga tersembunyi pantai Butuh. /Nur Uswatun Khasanah - M123
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Garis pantai di Gunungkidul memang memesona. Tak heran, setiap sudut pertemuan antara daratan dan laut ini menjadi daya tarik wisata.
Setiap sudut ditandai dengan nama masing-masing. Salah satunya Pantai Butuh, yang terletak di dusun Bedalo, Krambil Sawit, Saptosari, Gunungkidul, bersebelahan dengan Pantai Ngeden.
Advertisement
Letaknya yang masih terpencil dan tidak banyak orang yang mengunjunginya membuat pantai ini selayaknya surga tersembunyi. Pantai ini masih alami dan keselarasan ekosistemnya terjaga. Hampir tidak ada sampah terlihat di pantai ini.
Keistimewaan tersebut membuat Pantai Butuh serasa pantai pribadi. Kondisi alam membuatnya sangat cocok digunakan untuk acara kemah, terlebih lagi untuk anak- anak muda.
BACA JUGA
Untuk mencapai pantai ini, diperlukan waktu satu setengah hingga dua jam perjalanan dari Kota Jogja. Medan yang dilalui terbilang cukup mudah, pengunjung tidak harus melewati jalan terjal berbatu. Sepanjang jalan, pengunjung akan disuguhi hijaunya pepohonan. Jalan yang sepi dapat digunakan untuk menikmati sejuknya alam.
Cukup dengan membayar retribusi sebesar Rp5.000 pengunjung dapat menikmati wisata pantai Butuh hingga puas. Area parkir cukup luas sehingga pengunjung dapat nyaman dan kerasan berlama-lama di pantai.
Jika beruntung, pengunjung akan mendapati warga yang mencari rumput laut saat keadaan laut sedang surut. Banyak juga ikan-ikan kecil yang terperangkap di bebatuan karang. Dengan jelas pengunjung dapat melihat ikan-ikan tersebut berenang.
Pantai Butuh menyajikan suasana yang alami dan keramahan dari warga lokal membuat pengunjung merasakan sejenak jauhnya dari keramaian kota. Tak hanya itu, pantai Butuh juga menjadi salah satu destinasi wisata baru di Gunungkidul yang wajib dicoba oleh pengunjung. Tak kalah dengan pantai pasir putih lainnya di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







