Dukung Revitalisasi Kebudayaan, Dispar DIY Kenalkan Paket Wisata Bregada Adventure

Kepala Dispar DIY Singgih Raharja (sepeda putih) bersama sejumlah peserta trail paket wisata Bregada Advanture, Minggu (7/11) pagi. Harian Jogja - Jumali
07 November 2021 10:37 WIB Jumali Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pengenalan budaya terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata DIY dalam upaya mendukung revitalisasi kebudayaan. Salah satunya adalah dengan pengenalan keberadaan bregada kepada wisatawan yang dikemas dalam bentuk wisata gowes.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharja mengatakan, kegiatan trail paket wisata Bregada Adventure sengaja digelar Minggu (7/11) pagi. Lewat trail ini diharapkan para wisatawan memiliki pilihan untuk kegiatan wisata. Di mana tidak hanya tertuju pada wisata alam namun juga wisata budaya.

"Kegiatan ini adalah upaya merevitalisasi keberadaan bregada. Lewat kegiatan ini kami juga ingin sampaikan ke wisatawan kalau kita punya paket wisata menyusuri bregada kerakyatan yang ada di sekitaran Malioboro," katanya.

BACA JUGA : Begini Strategi Pemkab Sleman Hadapi Lonjakan Wisatawan di Akhir Tahun

Di mana, wisatawan akan diajak berkeliling menggunakan sepeda untuk melihat aktivitas dari bregada, mempelajari makna dan arti filosofis dari bregada, dan wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan bregada.

"Tentunya ini memperkuat citra pariwisata berbasis budaya. Dan kegiatan seperti ini perlu kita angkat. Sehingga para wisatawan memiliki pengalaman wisata budaya di Jogja," sambung Singgih.

Ketua Panitia Kegiataan dari Prajakafis Dagadu Jogja Ridwan Wahyu mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya untuk mendukung keberadaan atraksi budaya prajurit Yogyakarta yang akan dilaunching 9 November 2021. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan keberadaan bregada rakyat.

"Selama ini kan bregada rakyat hanya ditemui di Malioboro saja. Nah kami ingin mengenalkan keberadaan bregada rakyat dengan cara berkunjung ke kampung-kampung bregada rakyat di sekitaran Malioboro," jelasnya.

Adapun kampung yang dikunjungi meliputi kampung Sosrowijayan, Sosromenduran,Ngampilan dan Suryatmajan.

BACA JUGA : Awas! Ada Alarm Pengingat Jika Anda Melebihi Jam Berkunjung di Malioboro 

"Nah di masing-masing titik itu kita akan ada aktivitas seru. Tidak hanya ada storitelling, tapi ada bermain musik bersama, peserta juga akan belajar tata lampah, serta melihat produk UMKM setempat," ucap Ridwan.