Advertisement

Dinas Pariwisata Gunungkidul Akan Cek Keamanan Gondola yang Menghadap Samudra Hindia

David Kurniawan
Selasa, 04 Januari 2022 - 16:17 WIB
Budi Cahyana
Dinas Pariwisata Gunungkidul Akan Cek Keamanan Gondola yang Menghadap Samudra Hindia Pengelola meyajikan minuman kepada pengunjung yang naik wahana Jogja Sky di Teras Kaca di Pantai Ngluluran, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul, Minggu (2/1/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul berencana mengecek keamanan wahana Jogja Sky di Teras Kaca di Pantai Ngluluran, Kalurahan Girikarto, Panggang. Wahana yang baru dilincurkan 1 Januari tersebut adalah naik gondola dengan ketinggian 40 meter di tepi pantai. Di gondola tersebut, pengunjung bisa melihat Samudra Hindia dari ketinggian sambil ngopi.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Muhammad Arif Aldian mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul untuk mengecek ke Teras Kaca. Pemantauan ini untuk memastikan standar kemanan sehingga tidak membahayakan keselamatan pengunjung.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Satu-satunya di Indonesia, Naik Gondola di Gunungkidul Sambil Ngopi Melihat Samudra Hindia

“Sudah kami agendakan dan kami akan datang ke sanna,” katanya.

 “Kemungkinan besok kami mengeceknya.”

Sebelumnya, Ceo Teras Kaca Nur Nasution mengatakan wahana Jogja Sky sudah muncul sejak tiga tahun lalu. Meski demikian, tempat itu baru dibuka tahun ini karena terhambat pandemi Corona.

BACA JUGA: Ribuan PKL Malioboro Dipindah Bulan Ini, Sewa Tempat Baru Digratiskan

Di gondola ini, pengunjung menikmati pemandangan di ketinggian sekitar 40 meter. Adapun alat yang digunakan berupa gondola yang ditarik menggunakan crane.

Advertisement

“Di atas pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan Samudra Hindia, tapi juga bisa ngopi,” katanya.

Nur mematok harga awal Rp100.000 per orang. Gondola ini maksimal mengangkut 20 pengunjung dan durasi waktunya sekitar 20 menit.

“Ini baru pertama di Indonesia. Ide ini muncul setelah melihat wahana yang sama di di Dubai, Kuala Lumpur, Kanada hingga London. Jadi, dibuatlah di Gunungkidul, tepatnya di Teras Kaca,” katanya.

Advertisement

BACA JUGA: Datangi Fans Persis, Suporter PSIM Bentrok dengan Jukir Beringharjo, 1 Orang Ditangkap

Nur memastikan keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama. Peralatan yang digunakan akan terus dicek dan tali penarik gondola akan diganti setiap tiga bulan sekali.

“Keselamatan pengunjung menggunakan keamanan model pembalap dengan sabuk pengaman yang mengikat di badan,” katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

72 Festival di Jogja Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah, Regulasi Kerap Jadi Penghambat

Jogja
| Minggu, 27 November 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Lifestyle
| Minggu, 27 November 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement