WISATA KULONPROGO : Menikmati Birunya Langit di Waduk Mini Kleco

Beberapa wisatawan menikmati keindahan Waduk Mini Kleco di Dusun Ngesong, Desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo. Foto diambil beberapa waktu lalu. (JIBI/Harian Jogja - Rima Sekarani I.N).
30 Mei 2015 11:20 WIB Wisata Share :

Wisata Kulonprogo berupa Waduk Mini Kleco tak kalah cantik dengan lokasi lain.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Kecamatan Girimulyo benar-benar bisa memanjakan sekaligus membuat penasaran masyarakat yang menyukai wisata alam. Selain beberapa curug yang sudah cukup tenar, masih ada wisata lain yang perlu dicoba. Terletak di Dusun Ngesong, Desa Giripurwo, Waduk Mini Kleco siap mengajak Anda menikmati keindahan Kulonprogo dari ketinggian.

Kapasitas volume Waduk Mini Kleco hanya sekitar 8.500 meter kubik. Meski jauh lebih kecil dibanding Waduk Sermo, pemandangan alam yang bisa dinikmati dari waduk ini tetap menakjubkan. Jika datang pada pagi atau siang hari, cuaca cerah akan menyuguhkan hamparan hamparan biru langit berpadu dengan hijau pepohonan di bawahnya. Kegagahan Gunung Merapi pun bisa terlihat jelas. Jika memilih datang pada sore hari, silakan menikmati pesona terbenamnya matahari dan langit senja.

Kasiran, salah satu warga setempat yang mengelola Waduk Mini Kleco mengatakan, pembangunan waduk di lahan seluas 20 hektare tersebut mulai dikerjakan pada akhir tahun 2013.

“Wisatawan lalu mulai datang sejak setahun yang lalu. Setiap hari rata-rata ada 60 orang. Kalau hari libur bisa sampai 100 orang,” kata Kasiran saat Harianjogja.com berkunjung ke Waduk Mini Kleco, beberapa waktu lalu.

Pengelolaan Waduk Mini Kleco dipegang oleh karang taruna dari tiga dusun, yaitu Ngesong, Banjaran, dan Penggung. Mereka belum menarik biaya retribusi sehingga pengunjung cukup membayar parkir Rp2.000 untuk berwisata di sana sepuasnya.

Meski masih berbentuk corblok, akses jalan menuju lokasi juga terbilang mudah. Meski demikian, pengelola telah menyampaikan usulan kepada pemerintah untuk mengajukan pengaspalan. “Kalau jalannya bagus, harapannya wisatawan jadi makin banyak,” ujar Kasiran.

Pria 34 tahun itu juga mengatakan, Waduk Mini Kleco masih butuh banyak pengembangan, khususnya kelengkapan fasilitas pendukung. “Belum banyak pohon perindang. Belum ada gazebo dan tempat bermain anak juga. Kalau fasilitas seperti itu ada, setidaknya wisatawan punya tempat istirahat dan bersantai saat di atas,” paparnya.

Di tengah keterbatasan itu, kekuatan media sosial tetap menjadi sarana promosi efektif bagi wisata-wisata baru di Kulonprogo, termasuk Waduk Mini Kleco. Orang-orang yang datang ke sana, sering mengunggah foto, video, hingga ulasan melalui blog pribadi, yang kemudian disebarkan melalui akun media sosial milik mereka.

Pengunjung asal Sleman bernama Asnan Fajri mengungkapkan hal tersebut. “Pertama tahu tempat ini dari foto teman di instagram. Saya tertarik ke sini karena kelihatan bagus. Nanti ini mau ke Kedung Pedut. Itu juga gara-gara lihat instagram,” ujarnya yang datang ke Waduk Mini Kleco bersama seorang teman.